well...today's my birth day...exactly 28 years ago my mom gave me a birth...
humm...apa yaa..baru mikir sepertinya ulang taun kali ini ngga berkesan..(atau belum berkesan?), sepertinya ada yang berubah dari saya di ulang taun periode ini..hehe..udah ngga ngarepin kado lg (tp klo ada yg mau ngasih tetep diterima dengan lapang hati dan tangan terbuka), udah ngga nungguin SMS2 lg yg ngucapin slmt ulang taun.. (humm jd inget bbrp taun yg lalu, waktu msh kuliah..eh brp taun ya..umm 7 taun yg lalu..bener2 nungguin sms siapa aja yg inget dan siapa aja yg ngucapin..blehehe...ABG amat yak.. ;p), udah ngga sibuk2 mikirin siapa aja yg bakalan kebagian traktiran, atau sibuk siapin kue ulang taun buat dibagi2 ke temen2...kekekeke....
ulang taun hr ini rasanya umm apa ya..dibilang kosong ngga, dibilang bahagia jg ngga..umm aneh rasanya...apa ini yg dibilang udah mulai dewasa ya??
dewasa tuh apa sih??semua orang bilang dewasa itu sama sekali tidak berbanding lurus dengan usia..tp klo dilihat2 event orang dewasa itu punya sisi kekanak2an mereka sendiri loh.. ;p
jadi sebenernya bentuk dewasa itu bentuk seperti apa? apa dewasa itu lebih bertanggu jawab?lebih bisa membuat keputusan dengan bijak umm apa itu berarti sebagian bapak-bapak dan ibu-ibu pemerintahan yg andil akan hajat hidup orang banyak itu belum sebegitu dewasanya untuk tidak mementingkan kepentingan mereka sendiri diatas kepentingan orang lain ya...?? ehehehe kok jd ngelantur kesitu...
apa dewasa itu juga berarti ngga cemburuan..cemburu dlm hal cinta juga cemburu dalam hal sosial..hahah ditengah masyarakat indonesia yang semakin hedonis ini?bleh rasanya susah jg buat jd "normal" diantara orang2 yang "kurang normal" menurut saya... ;p
humm klo menjadi dewasa seperti itu...rasanya seperti hidup orang dewasa kok kurang bermakna ya..haha..jadi inget waktu kenaikan kelas dari kls 1 SMA ke kelas 2, tiba2 ngerasa..aaaa ga mau naik kelas..mau tetep jd kelas 1 aja...abis kakak2nya banyak dan baik2..udah gt msh dibilang masa transisi..haha jadi kalo ga ngerti2 dikit masih bisa dimaklumin..ga mau jd kakak kelas aahhh yang katanya harus jadi contoh yg baik (baca: harus jaim dong) ;p
ummm...masih jadi pemikiran niiyy..hidup seperti apa yg saya mau...
well just Look for the good, shine a light on what we have, take control of where we are and move towards where we want to be...and HAPPY bELZDEYH for me anyway
1. Buat goyobod: rebus air dan gula merah, saring lalu dinginkan. Tambahkan bahan lain, rebus kembali hingga mendidih dan kental.Tuang ke loyang persegi 18 cm, diamkan hingga dingin, potong kotak 1 cm, sisihkan.
2. Buat kuah: rebus bahan kuah sambil diaduk hingga mendidih, saring. Dinginkan.
3. Sendokkan pelengkap ke dalam mangkuk kecil, tambahkan goyobod dan kuah, lalu hidangkan.
Cemara beach, Jambi...one of our site..our biggest project and our longest trip...di kawasan berstatus daerah konservasi untuk burung-burung migran inilah kami bekerja...it is a nice place...really nice...in the middle of this
coast..dengan garis pantai sepanjang 7.73 km, di tempat seluas 6952 ha.. we do our study every end of the year..
since it is time for the waders come for migration..always every year..this waders come in group..through the australasia flyway..which is actually there are about 7 flyways in this world. they do migration every winter time, they have to do this in order to survive, even they have to sail through a very long way (e.g. from Europe to Asia), face many unpredictable risk..but there's nothing much can do...traveled or died..that's the only choices they have..huuff.. it is really i'm weeww..i give for thumbs up to them...ehehehe...
buat sampai ke tempat ini, butuh seharian...humm..mulai dari kota jambi nya...harus ke suak kandis..dari suak kandis, naik speed boat ke arah nipah panjang...nah perjalanan yang paling "adventurous" bgt mah dari nipah panjang ke pantai cemara nya ini... bisa 4 jam bisa jg 10 jam naik kapal pongpong..tergantung kondisi alam... (hwah..disini..tempat dimana kita bergantung sm alam bener2 deh.. ;p )
gambar di kiri: kondisi suak kandis, which is takes like 2 hours driven by car from Jambi to this place,gambar di kanan: speedboat yang biasa kami gunakan untuk mencapai nipah panjang (perhentian sebelum pantai cemara...) and it takes about 2,5 hours.
after suak kandis...perjalanan lanjut ke nipah panjang..like i said before, it takes for about 2,5 hour by speed boat (imagine if it's kapal pongpong..waahh makin lama lagi deh)...but this journey paid with an amazing view along the Batanghari river..beuh..mantab jaya lah..ehehehehek...
gambar nipah panjang dari kejauhan...(caelaah bahasa nya..ehehe)...
biasanya di nipah panjang sini kami makan dulu di rumah makan padang langganan..pokoknya tiap kesana selalu transit disini deh..sekalian beli nasi bungkus buat di perjalanan nanti...dan biasanya lagii..berangkat dari nipah panjang ke pantai cemara itu tuh tengah malem atau subuh sekalian...katanya kalau berangkat jam segitu...ombak tidak terlalu tinggi, jadi kapal pongpong juga lebih mudah di kendalikan...apalagi setiap akhir tahun biasanya ombak sangat sangat tinggi...wah kalau begini caranya, bisa rusak kapal dihantam ombak..jadi cari amannya hya jalan gelap gulita tidak masalah lah...eheheh.....
and at last (but not least pastinyaaa...) we preseent pantai cemara jambiii.....hyeeeee.............
humm talking about my first field journey..well it was not 100% working..but it was umm...training and part of testing to see if i were qualified enough to be one of wildlife field veterinarian in this office.. huhu...
bertempat di kaki gunung salak, daerah Ciapus... wkwkwk...what a nice view wright..hehe..
iya pas berangkat sih ho-oh langit dan cuaca lagi cerah serta bersahabat..eehhh pas mau balik ke mess, walah ujaan deraassss....dan sukses lah saya basah kuyup kedinginan..hahaha... :D
"training" ini berlangsung selama 3 hari, Sabtu-Minggu-Senin..dan kami (saya beserta 2 org staf lainnya) tidak tinggal di tenda melainkan menginap di mess International Animal Rescue (IAR), yang terletak memang tidak jauh dari tempat yang dituju.
Karena target species adalah burung-burung hutan yang aktif sejak pagi hari..maka diputuskanlah kami berangkat dari guest house IAR sekitar jam 5 pagi..huiiihh...kebayang doong, dikaki gunung jam 5 pagi..hmm duingiiinnnyaaa puoLLL...wkwkwkw...ditambah jam segitu tuh jam lagi enak-enaknya tidur...hahaha..
jadilah saya berangkat jam 5 pagi setiap hari selama 3 hari itu. Beberapa hari sebelumnya salah seorang staf telah melakukan survey..umm observasi tempat lah, perkiraan dimana tempat yang strategis untuk menangkap burung, sehingga ketika sampai ditempat kami tidak perlu mengira-ngira lagi tempat-tempat yang strategis di sekian luasnya kaki gunung salak itu..wkwkwk.dari mess IAR kami bertiga didampingi 1 orang staf taman nasional berjalan kaki ke tempat tujuan, hmm setelah jalan mendaki selama kurang lebih sejam (kalo ga salah...hehe lupa) akhirnya kami sampai ke tempat yang dimaksud..
istirahat sebentar..lalu mulai lah dibagi jaring untuk dipasang...babat-babat rumput sedikit (kalau saya lebih suka memilih daerah yang sedikit terbuka..jadi tidak perlu repot membabat rumput-rumput dan semak-semak yang sekiranya akan merusak jaring), baru jaring bisa dipasang, kalau tidak..wah bisa repot karena bakalan sepanjang masang ada aja entah rumput atau semak yang nyangkut di jaring dan akhirnya malah bisa merusak jaring.huhuhu...ini niiihhh urutannya..huehehe
siap - siap menuju tempat untuk memasang jaring.
yakk..mulai menancapkan poles, sebagai tiang untuk jaring yang akan dipasang.
jaring mulai terpasang
nah sudah deh, tinggal menunggu (dari jauh tentunya) kalau-kalau ada burung yang tersangkut..
biasanya sambil menunggu saya sambil membaca buku atau menikmati pemandangan indah yang disuguhkan di depan mata...wuiiihh rasaaanyaaa...seperti liburan tapi dibayar..huehehehe...mantebb lah :D
this one of many reason why i love this job...since i can work and have vacation in one time..
Hohoy.. hanya karena alasan spesifik yang membuat saya mengarahkan kaki untuk pergi ke tukang jahit.. (hmm..tidak bermaksud mendeskriditkan tukang jahit disini..)..
Tapi memang demi alasan kepraktisan saya lebih memilih untuk membeli baju yang sudah jadi di mall (sekalian jalan-jalan cuci mata :p hehe), dari pada menjahitkannya.
Namun beberapa kali toh saya juga pernah mendatangi tukang jahit untuk menyewa keahliannya..heuheu..
Beberapa alasannya seperti harus membuat baju-baju yang langka dijual bebas dipasaran (seperti jas Lab atau baju operasi..heuheu) atau menjahitkan baju untuk seragaman pernikahan teman atau kerabat...
Nah untuk yang terakhir ini, semakin bertambah umur saya semakin banyak pula koleksi baju seragaman pernikahan yang bertengger di lemari saya..
Hmm.. karena saya tidak punya penjahit langganan yang bisa dijadikan andalan, jadilah saya ber”trial and error” dengan para tukang jahit tersebut hehe dan keadaan ini masih tetap berlangsung sampai sekarang.. ;p
Sistem “trial and error lalu coba lagi” ini tidak sembarangan loh..hehe..sistem ini melalui beberapa tahapan hehe..pertama, cari-cari info rekomendasi penjahit andalan teman, ibu, tante atau kerabat lainnya..biasanya mereka suka berpromosi akan tukang jahit langganan mereka..kedua, pikir-pikir dan timbang-timbang kira-kira lokasinya dekat dan mudah dijangkau atau tidak serta harga nya sesuai kantong atau malah bikin kantong bolong wkwkwk, sementara untuk soal kualitas saya tidak terlalu pikir terlalu panjang karena biasanya sang pemberi rekomedasi tentunya akan bilang “wuiihh bagus looh”..hehe) ketiga, pergilah ketukang jahit tersebut berbekal alamat dan peta buatan sang pemberi rekomendasi dengan segenap keberanian diri untuk merelakan bahan pembagian yang kadang-kadang sangat unik sehingga kalau salah jahit susah cari bahan penggantinya untuk dijahitkan..dan yang keempat, pasrah akan hasil akhir yang didapat..haha..untuk yg terakhir ini penting dilakukan agar tidak terlalu kecewa-kecewa amat.. (biasanya kalau hasilnya melenceng jauh dari apa yang saya harapkan..saya buru-buru menyetel pikiran saya untuk berpikir “ah Cuma dipakai beberapa jam ini, tidak apa2lah culun sebentar yang penting pakai seragam dan tidak mengecewakan si pemberi seragam..hehe)
Untuk faktor pertama ketika saya harus menjahitkan jas lab dan baju operasi saya dapat rekomendasi dari seorang teman..dia bilang “ di mama nya si anu aja, gw bikin disitu lumayan bagus kok” karena dia ibunya teman saya yang juga menjahitkan hal yang sama untuk anaknya maka pergilah saya kesana tanpa sangsi hehe dan memang hasilnya benar-benar memuaskan..haha..(makasih y tante..kapan2 lagi.. )
Nah yang masih ber”trial and error serta coba lagi” smp sekarang adalah menjahitkan baju seragam pernikahan.. rekomendasi dari seorang teman yang lain hasil rekomendasnya yaitu “di ciputat ada tuh tukang jahit langganan gw..wiih oke looh..bagus bo’ bisa berbagai model lagi” jadi tergiurlah saya kesana..tapiii...setelah ditimbang dan pikir akhirnya saya urungkan niat saya untuk pergi..hehe..tidak tau pasti daerah tersebut ditambah bakat alamiah saya yang mudah sekali tersasar serta daerah macet yang bikin tobat jadi pertimbangan utama saya..belum lagi ditambah hasil dari penjahit ini belum tentu cocok dengan saya..haha..
teori bodoh-bodohan saya yang lain adalah..”mencari penjahit yang pas..sama kaya mencari harta karun..haha..once you get it, u’ll never wanna ged rid of it” wkwkwk...
humm.."the more you expected..the more you get dissapointed.."
pernah baca tentang ungkapan ini -- lupa dimana...
tp klo di pikir2 bener juga...kalo berani berharap harus mau terima untuk kecewa juga...dan pengharapan itu berbanding lurus dengan peluang kekecewaan yang akan didapat....
huiiiihhh...
tapi tanpa harapan ga akan ada kehidupan...
klo menurut postulat bodoh2an saya...seseorang itu bisa hidup karena dia punya harapan...suatu harapan yang berujung pada suatu tujuan...
jadinya sepanjang hidupnya dia tuh bekerja berusaha dengan harapan dia bisa sampe ke tujuan yang didamba2 selama ini...
nah jadi kalo ga ada harapan...akankah ada tujuan???
Atau mau coba versi orang yang membiarkan hidup mereka mengalir mengikuti arus...seperti air...ga punya arah tujuan??yg penting jalaaannn aja gituh??
sebentaaarrr..sebentaaarr...
coba di pikir dulu...
orang yg takut kecewa kaya gini emang bener2 orang yg ga punya harapan??? masa sih??coba deh diliat...
hmmm tetep loh mereka tetep punya harapan...Cuma mungkin harapan mereka ga setinggi harapan orang2 lainnya.... mereka ga brani berharap tinggi2 muluk2...tp kan tetep punya harapan...
at least dengan mereka membiarkan hidup mereka mengalir gitu mereka tetep berharap supaya ga kecewa di kemudian hari (at least meminimalisasi kekecewaan yg mungkin akan mereka hadapi gituh)....nah kan.....
saya jadi melantur muter-muter kemana-mana deh...hehehe...well guys..
lets hope for the best but prepare for the worst thing happen...and umm tryn hard to make it real...!